Batulicin, Dinamikaberita.com – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun Rencana 2027 di Kecamatan Kusan Hulu dan Teluk Kepayang, Selasa (3/3/2026).
Forum ini memfokuskan pembahasannya pada integrasi usulan desa dengan tujuh prioritas daerah, guna mewujudkan transformasi infrastruktur, ekonomi, dan pelayanan publik menuju Tanah Bumbu yang Maju, Makmur, dan Beradab.
Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, melalui Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, M. Putu Wisnu Wardhana, menegaskan bahwa RKPD 2027 memiliki arti strategis sebagai implementasi visi “BerAKSI” tahun ketiga dalam RPJMD 2025–2029. Usulan yang disepakati harus benar-benar berbasis kebutuhan riil masyarakat, bukan sekadar rutinitas program.
“Penyusunan RKPD 2027 harus memenuhi kriteria adaptif, integratif, dan mampu menjawab permasalahan nyata di tengah masyarakat,” ujar Wisnu Wardhana saat membacakan sambutan Bupati di Aula Serba Guna Desa Kecamatan Kusan Hulu.
Dalam forum tersebut, pemerintah daerah memaparkan tujuh prioritas pembangunan utama untuk tahun 2027, yang meliputi:
- Peningkatan kualitas dan aksesibilitas pendidikan.
- Peningkatan sarana dan pelayanan kesehatan.
- Penguatan ketahanan pangan melalui UMKM berbasis industri unggulan.
- Pengembangan infrastruktur berkualitas.
- Penataan kota dan pembangunan desa berkelanjutan.
- Pelestarian warisan budaya, prestasi seni, dan olahraga.
- Tata kelola pemerintahan yang adaptif, melayani, dan akuntabel.
Ketujuh prioritas tersebut kemudian dijabarkan ke dalam 47 program prioritas dan 69 program unggulan.
Pemerintah daerah berharap, melalui Musrenbang ini, usulan dari Desa di Kusan Hulu dan Teluk Kepayang dapat disinkronkan dengan kebijakan strategis kabupaten untuk mempercepat penguatan sumber daya manusia serta optimalisasi sumber daya alam yang berkelanjutan.
Sinergi lintas sektor antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan elemen masyarakat diharapkan menjadi fondasi kuat agar pembangunan tahun 2027 mampu memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat di wilayah pedesaan.












