Batulicin, Dinamikaberita.com – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu secara resmi kini mengoperasikan Mal Pelayanan Publik (MPP) setelah diresmikan langsung oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini, Senin (15/6/2026).
Jajaran otoritas daerah mengikuti jalannya seremoni peresmian tersebut secara virtual dari Kantor Bupati Tanah Bumbu di Gunung Tinggi, Batulicin.
Agenda peresmian ini dilaksanakan serentak untuk 8 MPP baru di tingkat nasional dan dirangkaikan dengan Seminar Penguatan Kompetensi SDM MPP.
Kabupaten Tanah Bumbu masuk dalam daftar kluster peresmian ini bersama Kabupaten Indragiri Hilir, Karimun, Bangka Selatan, Paser, Kotabaru, Tana Toraja, dan Halmahera Selatan.
Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, menegaskan bahwa kehadiran infrastruktur pelayanan satu atap ini merupakan manifestasi konkret dari keseriusan pemerintah daerah untuk menghadirkan sistem administrasi yang ringkas, cepat, dan terpadu bagi warga Bumi Bersujud.
“Kehadiran MPP ini sejalan dengan misi daerah untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang adaptif, melayani, dan akuntabel,” ungkap Bupati Andi Rudi Latif.
Sementara itu, Menteri PANRB Rini Widyantini dalam arahannya menyampaikan bahwa peluncuran kluster MPP baru ini dirancang untuk mendongkrak mutu pelayanan publik lewat konsep integrasi sistem penanaman modal dan administrasi dasar.
Dengan bertambahnya delapan fasilitas baru tersebut, saat ini total MPP yang telah beroperasi secara nasional mencapai 313 unit, atau menjangkau sekitar 61,5 persen dari total pemerintah daerah di Indonesia.
Menteri PANRB menggarisbawahi agar pertambahan jumlah gedung pelayanan ini dibarengi dengan transformasi performa aparatur di lapangan.
Fasilitas MPP diharapkan tidak sekadar menjadi etalase fisik, melainkan mampu memberikan dampak ekonomi yang nyata, memotong rantai birokrasi yang berbelit, serta memberikan kemudahan akses secara inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.







