Batulicin, Dinamikaberita.com – Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, secara resmi meresmikan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Tanah Bumbu yang berlokasi di Lantai 2 Rumah Oleh-oleh Bersujud (ROB), kawasan Pusat Niaga Bersujud, Simpang Empat, Sabtu (9/5/2026).
Kehadiran MPP ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam mengimplementasikan reformasi birokrasi, sekaligus menjalankan misi pembangunan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang adaptif, melayani, dan akuntabel.
Melalui MPP, masyarakat kini dapat mengakses berbagai layanan dari pemerintah pusat, daerah, BUMN, BUMD, hingga sektor swasta secara terpadu di satu tempat.
“Kita ingin menghadirkan pelayanan yang lebih efektif, efisien, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. MPP ini diharapkan mampu menghadirkan layanan yang cepat, mudah, transparan, serta profesional tanpa masyarakat harus berpindah-pindah tempat,” ujar Bupati Andi Rudi Latif.
Selain memudahkan urusan administrasi, Bupati menambahkan bahwa kemudahan perizinan di MPP diharapkan mampu mendorong peningkatan investasi dan menciptakan iklim usaha yang kondusif di Bumi Bersujud.
Ia pun berpesan kepada seluruh petugas layanan untuk terus menjaga integritas dan profesionalisme dalam melayani masyarakat.
Peresmian ini juga dirangkai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemkab Tanah Bumbu dengan berbagai instansi mitra, mulai dari Polres, Kantor Pertanahan, PN Batulicin, Kemenag, Pajak Pratama, BPOM, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, hingga Baznas.
Di sela acara, Bupati turut menyerahkan santunan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris almarhum H. Jumoro (Kades Purwodadi) sebesar Rp78,8 juta, serta penyerahan simbolis klaim kematian bagi 68 pekerja rentan periode 2025-2026 dengan total nilai Rp2,8 miliar.
Hingga saat ini, program perlindungan pekerja rentan Pemkab Tanbu telah menjangkau 54.252 orang.
Selain jaminan sosial, Bupati juga memberikan penghargaan kepada sejumlah produk UMKM lokal, di antaranya Produk SLB kepada Aril Dwikas Julfriantis, Sasirangan Pulau Burung pewarna alami kepada Hj. Harmawati, dan penghargaan Penenun Gedog kepada Manne.











