Batulicin, Dinamikaberita.com – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu resmi membuka Lomba Gebyar PAUD Ke-3 Tahun 2026 yang dipusatkan di Gedung Aksi Merah Putih Kapet, Simpang Empat, Selasa (9/6/2026).
Agenda tahunan ini digelar sebagai wadah kreativitas, sportivitas, sekaligus instrumen penguat fondasi karakter anak usia dini di Bumi Bersujud.
Acara dibuka secara resmi oleh Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif yang diwakili oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Eryanto Rais.
Dalam sambutan tertulisnya, Bupati menegaskan bahwa fase anak usia dini merupakan masa keemasan (golden age) di mana tumbuh kembang fisik, mental, dan spiritual berjalan sangat pesat, sehingga membutuhkan fondasi pendidikan yang krusial.
Pemerintah daerah menggarisbawahi bahwa Gebyar PAUD bukan sekadar ajang perebutan piala. Lebih dari itu, momentum ini harus dimanfaatkan sebagai panggung kegembiraan harian serta ruang bebas bagi anak untuk mengeksplorasi bakat bawaan mereka secara positif.
Sementara itu, Bunda PAUD Kabupaten Tanah Bumbu, Andi Irmayani Rudi Latif, yang hadir mendampingi jajaran panitia, turut menekankan pentingnya peran pengasuhan kolektif. Ia meminta adanya sinergitas yang harmonis antara pola didik di lingkungan keluarga dengan materi pengajaran di sekolah formal.
“Melalui kolaborasi yang kuat, kita dapat menciptakan generasi yang hebat, kreatif, mandiri, dan siap menyongsong masa depan yang gemilang,” ungkap Andi Irmayani.
Andi Irmayani berharap seluruh rangkaian perlombaan mampu menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus memberikan memori masa kecil yang indah bagi anak-anak peserta.
Guna merangsang motorik dan rasa percaya diri anak, Gebyar PAUD Ke-3 ini memeriahkannya dengan belasan rumpun lomba terintegrasi yang menyasar peserta tingkat Kelompok Bermain (KB) dan Taman Kanak-kanak (TK).
Ragam kompetisi tersebut meliputi lomba drumband, fashion show, menyanyi, menari, senam, mewarnai, menggambar, hingga seni finger painting.
Selain itu, panitia juga menggelar lomba ketangkasan berpikir seperti menyusun puzzle, kolase, membaca puisi, serta bercerita.
Seluruh rangkaian kegiatan ini dirancang khusus sebagai stimulus harian untuk membentuk generasi muda Tanah Bumbu yang unggul, berkarakter mulia, serta siap berdaya saing di masa depan.











