Batulicin, Dinamikaberita.com – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menggelar Safari Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Al Amin, Desa Batulicin Irigasi, Kecamatan Karang Bintang, pada Senin (2/3/2026).
Kegiatan yang diisi dengan agenda tarawih berjamaah ini menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyalurkan berbagai bantuan kepada masyarakat.
Dalam sambutan Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif yang disampaikan oleh Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Eryanto Rais, ditegaskan bahwa kehadiran jajaran pemkab merupakan wujud semangat kebersamaan yang terus terjalin antara pemerintah dan warga.
Pada kesempatan tersebut, Pemkab Tanah Bumbu menyerahkan bantuan hibah untuk pembangunan masjid di wilayah Kecamatan Karang Bintang, serta santunan khusus bagi para lansia dan penyandang disabilitas sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan suci.
Selain penyaluran bantuan, kegiatan Safari Ramadan ini juga dimanfaatkan untuk mensosialisasikan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) sesuai arahan pemerintah pusat dan Surat Edaran Bupati Tanah Bumbu Nomor B/600.4.15/902/DLH-PSLB3.1.Bup/II/2026.
Eryanto Rais menjelaskan bahwa gerakan ini mencakup empat fokus utama, mulai dari penataan lingkungan berbasis mitigasi bencana, penguatan sanitasi dan air bersih, hingga aksi kerja bakti atau korvei pembersihan lingkungan secara rutin.
Pemerintah daerah juga mendorong penghijauan di ruang terbuka hijau serta penataan ruang publik agar tercipta lingkungan yang lebih nyaman dan tertata bagi masyarakat Kabupaten Tanah Bumbu.
Acara penuh keberkahan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Bumbu, Yulian Herawati, bersama jajaran pejabat di lingkungan pemerintah kabupaten dan perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Karang Bintang.
Antusiasme masyarakat Desa Batulicin Irigasi terlihat tinggi dalam menyambut rombongan safari ini.
Melalui bantuan hibah dan santunan yang diserahkan, pemerintah berharap dapat meringankan beban ekonomi warga serta memperkuat fungsi masjid sebagai pusat pendidikan dan aktivitas sosial keagamaan yang berkelanjutan.
“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban, menambah semangat, dan mempererat tali persaudaraan di tengah masyarakat,” pungkas Eryanto Rais.






